Senin, 13 Januari 2020

TUHAN MASIH BEKERJA ?

         Waktu yang terus berjalan dan tak pernah menyesal untuk sejenak berputar kembali membuat ku tersadar bahwa usia ini tak pernah tertahan menunggu sebuah kesiapan. aku yang dulu memimpikan hal-hal bahagia bagaikan cerita dongeng dan menjadi tokoh utama sebagai princess, kini mulai membuka mata dan menyadari bahwa hidup ini adalah realita dan bukan sebuah cerita dongeng masa kecil.

    Sebentar lagi aku memasuki usia dua puluh delapan tahun, aku yang masih menikmati kesendirian sesekali memikirkan tentang siapa yang benar-benar akan ada dalam akhir pencarian. Aku pernah memimpikan menikah di usia 23 tahun, tetapi sekali lagi aku bahkan masih melakukan banyak kesalahan di usia itu. Dua puluh delapan tahun yang sebentar lagi dirayakan membuatku ada dalam perenungan terdalam "Akankah hidup ini benar-benar menemukan teman perjalanannya?", "Kapan?", "Jika Tuhan tahu yang terbaik untuk setiap anak-Nya, benarkah DIA sedang melihat kerinduan ku ini?","Masihkah Tuhan bekerja ?", atau "Apa aku dinilai kuat untuk menempuh perjalanan ini sendirian?".
    Banyaknya pertanyaan ini semakin membuat sesak bendungan hati yang tercipta dengan kelembutannya. pertanyaan-pertanyaan yang hampir menjebol pertahanan kekuatan hati dan membuat logika  mulai liar mencari cara menenangkan. 

      Hidup yang sudah berlalu dengan jutaan kebaikan yang sudah Tuhan berikan membuat aku bertumbuh menjadi Aku tak pernah ragu dengan waktu Tuhan, aku hanya manusia yang serba terbatas. termasuk batas untuk menenangkan diri sendiri, terbatas untuk sebuah penantian. Aku bahkan pernah ada di titik dimana merasa Tuhan mungkin tidak peduli dengan bagian hidup ku yang satu ini.  Dulu aku juga sempat berpikir sejahat Tuhan mungkin tidak "becus" dalam urusan hati. aku menggerutu kala itu, aku benar-benar lupa bahwa jika ada satu bagian dari diri kita yang ingin Tuhan minta adalah Hati. DIA benar-benar peduli dengan semua yang ada dihati kita.


       Aku malu dengan semua pertanyaan-pertanyaan itu. bahkan setiap tahunnya dalam perjalanaan 23 tahun menuju 28 tahun ini, aku malah dibuat belajar banyak hal. aku melihat aku yang sebentar lagi 28 tahun dan aku yang dulu 23 tahun adalah proses perjalanan yang luar biasa sarat dengan pembentukan karakter. aku bahkan melihat aku yang di usia 23 tahun itu masih terlalu kekanak-kanakan untuk menjaga sebuah hati yang Tuhan percayakan untuk ku jaga selamanya.

        Dua puluh delapan tahun (2020) tak akan membuat aku berhenti percaya. pertanyaan-pertanyaan itu mendapat sebuah jawaban yang menenangkan bahwa Tuhan masih bekerja, bukan untuk orang lain, bukan saja mempersiapkan semua faktor diluar, DIA bahkan sedang benar-benar fokus membentuk ku. Aku hanya sedang dipersiapkan menjadi wanita yang siap untuk dipercayakan menjaga sebuah hati anak laki-laki kesayangan-Nya untuk kelak dapat aku pertanggujawabkan dihadapan-Nya disurga. aku belajar mengerti bahwa waktu Tuhan adalah yang terbaik dan Tuhan masih bekerja dengan lebih fokus untuk ku. ya... DIA tahu peta hidup ku dari awal hingga akhir perjalanannya, aku semakin percaya bahwa TUHAN MASIH BEKERJA. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar