Minggu, 29 Desember 2019

MIMPI

          Aku baru saja memeriksa daftar resolusi 2019 ku yang telah tercentang 8 dari 10 daftar yang terbuat. lalu ku balikan lembaran berikutnya untuk menuliskan resolusi 2020 yang sebentar lagi menyambut. ada kecambuk dalam batin tentang mimpi yang besar dengan serpihan semangat yang patah kala kemarin.

          Aku termenung dan bertanya pada diriku sendiri. Jika bukan mimpi yang sedang ingin aku wujudkan, ambisi apa yang sedang aku kejar?. Semangat kini sudah terkikis habis oleh zona nyaman yang tiba-tiba saja datang dalam sekejap saat aku baru saja membulatkan tekad untuk berlari lagi. kehidupan 5 atau 10 tahun seperti apa yang sedang aku bayangkan?. Ingatan dulu yang jelas mulai samar-samar terlihat. sepertinya jiwa letihku membuat penerawanganku menjadi bias.
haruskah aku berhenti? tanya ku lagi... Namun, tetap saja jiwa terus mengatakan: sebaiknya beristirahat saja.



         Aku sedikit takut mengambil waktu istirahat ini. bukan karena aku tak bisa memulai kembali, aku hanya sering tak sadar bahwa aku sudah terlalu lama beristirahat.
Malam itu, dalam kamar yang sengaja ku padamkan lampunya, alunan musik lembut mengalun dengan kata-kata pengantar mulai menyadarkan ku untuk kembali bangkit. meski dengan keadaan sekarat harus menuliskan ini, aku tahu langkah awal baru saja dimulai kembali.

         Selamat inggal peristirahatan. kita jumpa lagi nanti tapi tidak sekarang. Izinkan aku berdiri lebih tegak dari sebelumnya untuk menghadapi zona nyaman yang membunuh perlahan tiap pertumbuhan ini, izinkan aku berlari mengejar apa yang seharusnya aku genggam.
    
      Kali ini, lebih bersungguh-sungguh lagi. aku hanya butuh membaca kembali tulisan ini untuk sesekali menamparku menyadarkan bahwa ada mimpi yang sedang menunggu untuk segera aku wujudkan. Bersemangatlah jiwaku. kita mulai semuanya. 2020 dengan segala pencapaiannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar